Perbedaan Batu Blue Sapphire asli dan palsu
Perbedaan Batu Blue Sapphire Asli Dan Palsu
July 15, 2019
Mengenal asal batu zamrud
Mengenal Asal, Jenis Dan Perawatan Batu Zamrud
August 26, 2019

Mengenal Asal Batu Andalusite Dan Cara Perawatannya

Mengenal Tentang Batu Andalusite

Batu Andalusite

Kali ini kita akan membahas tentang batu Andalusite. Dari mana asal batu ini dan bagaimana cara perawatannya, simak uraian lengkapnya dibawah ini. Batu Andalusite berasal dari nama Andalusite dari Andalusia, yang merupakan nama wilayah otonom di Spanyol di mana batu ini pertama kali ditemukan. Andalusite berasal dari mineral Aluminum Silicate, dan terkait erat dengan Silimanite dan Kyanite. Bahkan, ketiga mineral tersebut adalah Polymorphs, yang berarti mereka memiliki komposisi kimia yang sama, namun memiliki struktur kristal yang berbeda.

Batu Andalusite memiliki kombinasi warna yang berbeda-beda, dan tingkat Pleochroism-nya sangat jelas, yang menghasilkan warna yang berbeda bila dilihat dari sudut pengamatan yang berbeda. Kebanyakan batu Andalusite adalah buram atau tidak tembus cahaya, namun yang memiliki ciri benar-benar transparan sangatlah langka ditemukan.

Selama bertahun-tahun, batu Andalusite hanya digunakan sebagai batu kolektor, tetapi baru-baru ini telah mendapatkan banyak perhatian dari banyak desainer perhiasan, sehingga menjadikannya semakin populer. Andalusite memiliki tingkat kekerasan dan daya tahan yang baik, sehingga cocok untuk semua jenis perhiasan. Keindahan dari batu Andalusite ini berasal dari permainan warnanya, yang bisa dilihat melalui perubahan sudut pengamatan. Efek serupa juga bisa terlihat ketika cahaya masuk dari arah yang berbeda.

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Andalusite

Andalusite memiliki formula kimia Al2SiO5, dan ada beberapa jenis permata lain yang bisa salah dikenali sebagai Andalusite, seperti Tourmaline, Chrysoberyl, Sphene, Smoky Quartz (Kecubung Teh), dan Idocrase. Efek Pleochroism pada batu ini memiliki kekuatan yang bervariasi; lemah, menengah, atau kuat. Efek Pleochroic adalah hasil dari penyerapan sinar cahaya yang berbeda, dan fenomena tersebut hanya dapat terjadi pada kristal yang memiliki pembiasan ganda.

Batu Andalusite dianggap sangat Pleochroic, sama seperti Iolite, Kyanite, Kunzite, Sphene, dan Tanzanite. Bahkan Andalusite memiliki Trichroic Pleochroism; yang artinya ketika cahaya memasuki batu, cahaya tersebut terbagi menjadi tiga bagian, masing-masing berisi sebagian dari spektrum yang terlihat. Beberapa permata dengan efek Pleochroic lainnya, seperti Kunzite, hanya memiliki Dichroic Pleochroism, yang berarti bahwa batu tersebut hanya menampilkan dua warna yang berbeda.

Warna batu Andalusite tergantung pada orientasi kristalnya, tetapi mereka biasanya berwarna kuning, kuning-hijau, hijau, merah kecoklatan, hijau zaitun (Olive), dan coklat kemerahan. Setiap batu memiliki dua warna yang berbeda intensitasnya, dan sering kali warnanya terlihat saling berbaur, terutama pada batu dengan bentuk potongan persegi dan bulat.

Bentuk potongan dengan sumbu yang panjang, seperti oval, pir, marquise, atau Emerald-Cut, cenderung menunjukkan satu warna berada pada dekat pusatnya dan warna lainnya biasanya lebih gelap ke arah ujung kristalnya. Biasanya, saat memotong permata yang memiliki properti Pleochroic, orang yang memotong permata akan mencoba untuk meminimalkan efek Pleochroism-nya dan memaksimalkan hanya satu warna saja yang diinginkan.

Namun, pada batu Andalusite, orang yang memotong permata akan melakukan hal yang sebaliknya, mencoba untuk mengarahkan permata agar menghasilkan campuran warna yang menyenangkan, seperti coklat keoranyean dan hijau kekuningan atau emas.

Batu Andalusite biasanya buram tidak tembus cahaya, sampai dengan Translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan). Spesimen yang buram dikenal sebagai Chiastolite. Inklusi gelap pada Chiastolite menghasilkan bentuk seperti salib di dalam batu dan batu ini sering disebut sebagai “Cross Stones”. Chiastolite biasanya berwarna putih, abu-abu atau kekuningan dan agak lunak (kekerasannya hanya 5 sampai 5,5 skala Mohs) dibandingkan dengan Andalusite yang transparan.

Batu Andalusite yang transparan cukup langka dan hanya sebagian kecil saja yang berkualitas permata. Kebanyakan spesimen juga memiliki inklusi, yang paling umum adalah inklusi jarum (Rutile). Ketika dipoles, Andalusite memiliki kemilau indah seperti kaca namun terkadang terlihat sedikit membosankan.

Andalusite yang transparan lebih banyak dipotong facet. Andalusite sangat jarang dipotong model cabochon, dengan pengecualian varietas yang buram tidak tembus cahaya. Warna Andalusite bisa ditingkatkan melalui orientasi pemotongannya. Tanpa pemotongan yang tepat, batu Andalusite tidak akan menampilkan nuansa Pleochroic yang diinginkan, seperti warna coklat, hijau dan coklat kemerahan.

Bentuk potongan oval, marquise, dan Emerald-Cut sangat populer, karena sumbunya yang panjang bisa memaksimalkan efek Pleochroic Andalusite. Potongan bentuk persegi dan bulat juga populer karena bisa menampilkan warna campuran yang atraktif seperti mosaic. Karena Andalusite adalah salah satu batu permata yang kurang begitu dikenal, bentuk potongan segitiga, hati, dan bentuk unik lainnya tidak begitu umum karena sedikitnya permintaan pasar.

Batu Andalusite biasanya tidak melalui proses treatment apapun untukmeningkatkan kualitasnya, tetap dibiarkan alami, terutama spesimen yang transparan. Beberapa varietas yang buram tidak tembus cahaya (Chiastolite) mungkin melalui proses treatment pemanasan atau diisi resin untuk meningkatkan kejelasannya, tetapi hal ini sangat jarang terjadi.

Beberapa batu dari Brazil dikenal bisa berubah dari warna hijau zaitun menjadi merah muda bila dipanaskan, dan beberapa spesimen berwarna coklat bisa memudar menjadi putih bening ketika dipanaskan pada suhu diatas 800°C. Dan, treatment iradiasi dianggap bisa membalikkan atau mengembalikan warna hasil dari treatment pemanasan tersebut.

Cara Perawatannya

Batu Andalusite cukup tahan lama dan cukup mengusapnya menggunakan kain atau sikat yang lembut, jika ingin membersihkannya. Anda bisa menggunakan sabun ringan seperti deterjen untuk membersihkannya, tetapi harus dibilas dengan bersih agar sisa-sisa residu sabun tersebut bisa benar-benar hilang.

Batu Andalusite memiliki fraktur atau patahan yang tidak rata dan Cleavage (kecenderungan kristal untuk pecah terbelah mengikuti struktur kristalnya) yang baik, sehingga tidak sensitif terhadap pukulan sebagaimana beberapa batu permata lainnya, seperti Tanzanite, Topaz, dan Berlian (Diamond). Namun, Andalusite tetap harus dilindungi dari setiap pukulan keras agar tidak merekah. Seperti halnya batu permata berwarna lainnya, hindari penggunaan cairan pembersih berbahan kimia keras.

Simpan perhiasan Andalusite dengan cara membungkusnya menggunakan kain yang lembut atau letakkan di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain. Untuk mengawetkan kualitas polesan batu Andalusite dan untuk mencegah terjadinya goresan pada permukaannya, selalu simpan perhiasan Andalusite terpisah dari perhiasan permata lainnya.

(Visited 76 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *